Polres Aceh Barat Monitoring Harga BBM dan Pastikan Stok Aman dan Situasi Kondusif
Aceh Barat – Polres Aceh Barat melakukan monitoring terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah setempat, Sabtu (18/4/2026) sore.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh jajaran kepolisian guna memastikan ketersediaan stok dan stabilitas distribusi BBM di tengah penyesuaian harga oleh pemerintah pusat.
Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K melalui siaran pers humasnya, menyampaikan, monitoring dilakukan di SPBU Manekroo dan SPBU Kuta Padang sejak pukul 17.00 WIB.
“Dari hasil pemantauan, stok BBM di kedua SPBU tersebut masih dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Di SPBU Manekroo, persediaan BBM tercatat antara lain Pertamax 13.697 liter, Pertalite 12.532 liter, Bio Solar 15.503 liter, Dexlite 5.182 liter, serta Pertamax Turbo 734 liter. SPBU ini juga menerima pasokan solar sekitar 48.000 liter per minggu.
Sementara itu, di SPBU Kuta Padang, stok BBM meliputi Pertalite 23.220 liter, Pertamax 13.768 liter, Bio Solar 13.301 liter, Dexlite 8.795 liter, Pertamina Dex 1.752 liter, dan Pertamax Turbo 1.697 liter. SPBU ini juga memperoleh pasokan solar sekitar 48.000 liter per minggu.
Terkait harga, Kapolres menjelaskan tidak ada perubahan pada BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar, yang masing-masing tetap di harga Rp10.000 dan Rp6.800 per liter. Pertamax juga masih di harga Rp12.600 per liter.
“Penyesuaian harga terjadi pada BBM non-subsidi seperti Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite,” ujar AKBP Yhogi.
Adapun harga terbaru Pertamax Turbo naik menjadi Rp19.850 per liter dari sebelumnya Rp13.350. Pertamina Dex menjadi Rp24.450 dari Rp14.800, dan Dexlite menjadi Rp24.150 dari Rp14.500 per liter.
Kapolres menegaskan, hingga monitoring selesai pada pukul 18.00 WIB, situasi di lapangan terpantau aman, lancar, serta tidak ditemukan antrean panjang maupun gangguan distribusi.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan, serta memastikan distribusi BBM di wilayah Aceh Barat terus berjalan normal.