Search This Blog

Powered by Blogger
  • February 202620
  • January 202645
  • December 202532
  • November 202545
  • October 202567
  • September 202555
  • August 202565
  • July 202559
  • June 202579
  • May 2025123
  • April 202556
  • March 202566
  • February 202559

Report Abuse

  • Sedang Siapkan Surat Ke Menteri, Buntut pengoperasian Gate 3 Dengan sistem autogate LSM Garda Hukum Nusantara Meminta Direksi Koreksi Evaluasi Dan Copot Pejabat Terlibat

    Sedang Siapkan Surat Ke Menteri, Buntut pengoperasian Gate 3 Dengan sistem autogate LSM Garda Hukum Nusantara Meminta Direksi Koreksi Evaluasi Dan Copot Pejabat Terlibat

  • Aneh Diduga Pungli Parkir Di Istana Maimun Rp 5.000

    Aneh Diduga Pungli Parkir Di Istana Maimun Rp 5.000

  • Tim 1412 Bersama Warga Martubung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Aceh Tamiang

    Tim 1412 Bersama Warga Martubung Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Aceh Tamiang

Static Page Gadget

Contributors

  • My photo Aceh
  • Firman
  • Firman
  • Muhammad Syukur
  • ZTV
  • My photo Zamzani Kurniawan
BREAKING NEWS
NAVIGASI METRO

NAVIGASI METRO

  • DAERAH
  • REGIONAL
  • NEWS
  • EKONOMI
  • NASIONAL
  • SPORT
  • HUKUM - KRIMINAL
  • PENDIDIKAN
  • INTERNASIONAL
  • HUKUM
ZTV News
  • ZTV
  • ZTV ACEH
  • NAVIGASI METRO
  • SATU PIKIRAN
  • PERINTAH RAKYAT
  • METRO NETWORK
  • Daerah
  • Regional
  • News
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Sport
  • Hukum - Kriminal
  • Pendidikan
  • Hukum
  • Internasional
  • Home
  • Daerah

Diduga Usai Diberitakan, Jalan Berlubang di KIM II Mulai Diperbaiki Ekskavator

Firman
February 25, 2026
Diduga Usai Diberitakan, Jalan Berlubang di KIM II Mulai Diperbaiki Ekskavator



KIM – Usai diberitakan terkait kondisi infrastruktur yang memprihatinkan di kawasan Kawasan Industri Medan (KIM) II, tepatnya di simpang empat Jalan Pulau Nias, Mabar, Kota Medan, Sumatera Utara, alat berat ekskavator terlihat mulai melakukan perbaikan jalan, Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.
Pantauan di lokasi menunjukkan satu unit ekskavator mengerjakan perataan jalan di pintu masuk KIM II, tepatnya di sekitar gapura Gerbang Member Dana Reksa KIM II atau tidak jauh dari kantor pengelola kawasan. Serpihan batu hasil pengerukan tampak diratakan guna menutup lubang yang sebelumnya dikeluhkan pengguna jalan.
Seorang petugas keamanan bersama pekerja terlihat memantau proses pengerjaan tersebut. Namun, Humas KIM, Niko, belum dapat ditemui untuk dimintai keterangan. Salah seorang sekuriti kantor PT Kawasan Industri Modern mengatakan yang bersangkutan tidak berada di tempat.

“Dari tadi pagi tidak ada nampak, Pak. Coba telepon saja,” ujarnya singkat.

Infrastruktur Dikeluhkan Pengguna Jalan
Sebelumnya, media ini memberitakan kondisi sejumlah fasilitas umum di KIM II yang mengalami kerusakan, mulai dari jalan berlubang, penerangan jalan umum (PJU) yang padam, hingga utilitas kabel yang menjuntai dan tiang yang tampak miring.

Beberapa titik jalan dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Lubang besar dan permukaan bergelombang dinilai membahayakan pengendara, khususnya pada malam hari. Kerusakan tersebut hanya diberi tanda darurat berupa kerucut lalu lintas dan dahan pohon.

“Sangat berbahaya kalau lewat malam hari. Lubangnya besar, cuma dikasih kerucut saja. Kalau tidak jeli, bisa masuk dan bisa fatal,” ujar Fahrul (30), salah seorang pengguna jalan.

Minimnya penerangan jalan semakin memperburuk kondisi. Sejumlah lampu PJU dilaporkan padam sehingga kawasan industri tersebut gelap pada malam hari.
Selain itu, beberapa tiang listrik dan telekomunikasi terlihat miring dengan kabel menjuntai. 

Warga dan pekerja di sekitar kawasan mengaku khawatir tiang tersebut roboh akibat beban kabel yang berat.
Sorotan Retribusi dan Dugaan Kejanggalan
Setiap kendaraan yang memasuki kawasan industri diwajibkan membayar retribusi melalui sistem gate pass, dengan tarif mulai dari Rp3.000 untuk mobil atau minibus hingga Rp15.000 bagi truk roda 14 ke atas.
Besarnya potensi pendapatan dari ribuan kendaraan yang keluar-masuk setiap hari memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait transparansi pengelolaan dana retribusi tersebut.

“Retribusi tetap dikutip, tapi jalan rusak dan lampu mati tidak juga diperbaiki. Ke mana uangnya?” keluh seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain persoalan infrastruktur, isu dugaan monopoli kebijakan dan pergantian vendor juga sempat mencuat. Beberapa pihak sebelumnya menyampaikan adanya dugaan pergantian vendor lokal dengan vendor luar daerah melalui mekanisme yang dipertanyakan. Bahkan disebutkan terjadi wanprestasi karena pendapatan yang tidak sesuai kontrak selama dua bulan terakhir.

Beredar pula kabar bahwa Direktur Keuangan PT KIM telah bergeser dari jabatannya. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari manajemen terkait hal tersebut.

Desakan Aparat Penegak Hukum Turun Tangan
Melihat sejumlah kejanggalan tersebut, masyarakat mendesak agar aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), segera melakukan penelusuran dan penyelidikan terkait dugaan penyimpangan maupun potensi tindak pidana korupsi dalam pengelolaan dana dan kebijakan di lingkungan PT KIM.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengelola kawasan industri strategis di Sumatera Utara, transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran dinilai menjadi hal yang mutlak. Jika ditemukan adanya pelanggaran hukum, masyarakat berharap proses penegakan hukum dapat dilakukan secara terbuka dan profesional.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT KIM maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai isu yang berkembang. 
Also Read
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Related News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Recommended
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Show more
Post a Comment
Cancel
Terpopuler
  • Diduga Usai Diberitakan, Jalan Berlubang di KIM II Mulai Diperbaiki Ekskavator

  • Penyidik Kejati Sumatera Utara Tahan 3 Orang Kepala KSOP Tersangka Korupsi PNBP Jasa Kepelabuhanan Dan Kenavigasian Pelabuhan Belawan Tahun 2023 s.d 2024.

  • Dr.HARLI SIREGAR BERIKAN PEMBEKALAN PADA SISWA PENDIDIKAN PEMBENTUKAN JAKSA PADA BADAN DIKLAT KEJAKSAAN RI

  • Jalan Berlubang dan Lampu Padam, Infrastruktur KIM II Dikeluhkan Pengguna Jalan

  • Hormati Proses Hukum, Pengacara LH Lurah Terjun Lakukan Upaya Hukum Penetapan TSK

  • Ratusan Emak-emak Demo Polres Pelabuhan Belawan, Tuntut Penindakan Tawuran dan Narkoba

  • Biaya Balik Nama di Samsat Medan Utara Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Dasar Resminya

  • Pemerintah Aceh Percepat Identifikasi Lahan Huntap di 17 Kabupaten/Kota

  • Warga MABAR Sambut Ramadhan 1447 H dengan Parade Gerak Jalan dan Peringatan Isra Mi’raj

  • KAJATI SUMATERA UTARA LANTIK ASISTEN TINDAK PIDANA KHUSUS DAN ASISTEN PEMULIHAN ASSET HINGGA KAJARI MEDAN

Tag Terpopuler
  • BISNIS
  • Daerah
  • Edukasi
  • Ekonomi
  • EKONOMI
  • Headline
  • Hiburan
  • Hukum
  • Hukum - Kriminal
  • Hukum -Kriminal
  • Hukum-Kriminal
  • Internasional
  • Jabodetabek
  • Kriminal
  • Luar Negeri
  • Maritim
  • Megapolitan
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • PERISTIWA
  • Pilihan Berita
  • Politik
  • Publik
  • PUBLIK
  • Regional
  • SAMUDERA
  • Sport
ZTV NETWORK
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
  • Brand Logo
ZTV
Ikuti Kami
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
© NAVIGASI METRO - SINCE 2018