Diduga Ugal-ugalan di Jalan KL Yos Sudarso, Angkot Morina Tabrak Pengendara Scoopy Hingga meninggal dunia
Ugal-ugalan di Jalan KL Yos Sudarso, Angkot Morina Tabrak Pengendara Scoopy Hingga meninggal dunia
MEDAN,04/02/2026
Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kota Medan, tepatnya di Jalan KL Yos Sudarso, Titipapan, Kecamatan Medan Deli.
Mobil angkutan kota (angkot) Morina trayek 81 dengan nomor polisi BK 1399 UE menabrak sepeda motor Honda Scoopy BK 2449 AKZ, Selasa malam pukul 21:40 WIB.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan saksi mata di lokasi, kejadian bermula saat angkot Morina tersebut melaju kencang dan diduga sedang melakukan aksi kejar-kejaran dengan angkot lainnya (ugal-ugalan).
Setibanya di kawasan Titipapan, angkot tersebut hilang kendali dan diduga menyenggol sepeda motor Scoopy yang dikendarai oleh seorang remaja putri bernama Jessy Azhara Mayuri.
Ibu korban, Yuniati, yang saat itu berkendara beriringan dengan anaknya, menyaksikan langsung detik-detik kecelakaan tragis tersebut.
"Mereka (angkot) kejar-kejaran, kami sudah berusaha menghindar ke pinggir, tapi angkot itu tetap menyenggol anak saya dari samping sebelah kiri sampai jatuh terlungkup," ujar Yuniati dengan isak tangis saat ditemui di RSU Delima.
Korban dan Kerugian
Akibat tabrakan tersebut, Jessy Azhara Mayuri mengalami meninggal dunia di tempat dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Rekan korban, Ridho Ahmad, yang juga berada di lokasi, tampak mengalami luka lecet di bagian wajah,bahu dan lutut kaki.
Kondisi sepeda motor Honda Scoopy korban mengalami kerusakan cukup parah di bagian belakang dan samping. Sementara itu, sopir angkot Morina dikabarkan sempat berusaha melarikan diri sebelum akhirnya dikejar oleh warga dan pihak keluarga korban.
Tuntutan Keluarga
Pihak keluarga korban sangat menyayangkan perilaku sopir angkot yang tidak mengutamakan keselamatan penumpang maupun pengguna jalan lain.
Yuniati berharap pihak kepolisian segera memproses hukum sopir tersebut.
"Harapan saya dia bertanggung jawab dan dimasukkan ke sel. Saya tidak terima anak saya jadi korban meninggal dunia karena mereka ugal-ugalan," tegasnya.
Kasus kecelakaan ini kini tengah ditangani oleh unit Lantas Polsek Medan Labuhan untuk penyelidikan lebih lanjut.